Coffee Break HMSI

Senin, 30 April 2018 telah dilaksanakan kegiatan Coffee Break oleh pengurus HMSI periode 2017/2018 yang bertempat di Sekretariat HMSI. Acara ini dihadiri sebanyak 36 mahasiswa Sistem Informasi dengan pemateri Hasdi Putra, M.T.. Coffee Break perdana ini membahas tentang pengembalian iman serta menyikapi isu-isu Islam pada zaman sekarang.

Adapun hasil Coffee Break ialah:

Karakter iman bersifat fluktuatif yang berarti bisa naik dan turun, namun lebih baik jika saat turun tidak melebihi standar minimal atau berdasarkan pada rukun iman. Satu ketaatan menuntut pada ketaatan berikutnya. Dan disebutkan pula bahwa raja diri itu adalah hati, dan wajah merupakan cerminan dari hati. Qolbu “raja diri” terbagi atas 3, yaitu:

  1. Qolbun salim (hati yg hidup)
  2. Qolbun marin ( hati yg sakit)
  3. Qolbun mayit ( hati yg mati)

Sejatinya hati mengetahui yang siratal mustaqim hanya saja manusia sering mendustainya. Sedangkan iman yang rusak adalah saat berinteraksi dengan kesirikan atau menduakan Allah SWT bahkan kesirikan dapat membatalkan seluruh amalan yang telah dikumpulkan. Iman bisa naik dengan ketaatan dan turun karena maksiat. Tidak bertanggung jawab adalah bentuk tidak amanah namun bukan berarti tidak beriman, mungkin saja tidak mengerti.

Selain itu juga membahas bagaimana hubungan Allah SWT dengan makhluknya yakni:

  1. Hubungan cinta
  2. Hubungan pekerjaan
  3. Hubungan bisnis

Disingung juga tentang keikhlasan yang mana salah satu ciri-ciri ikhlas adalah tidak menunda-nunda waktu. Ibaratkan oleh pohon, ikhlas itu ada di akar, tidak terlihat hanya diketahui oleh hati dan roh-Nya, sehingga harus meluruskan niat agar dapat ikhlas.

Kesimpulan:

  1. Hidup ini harus sabar (saat diuji) dan syukur (saat dapat nikmat).
  2. Sibuklah dengan kebaikan, sibuklah dengan Allah SWT.
  3. Ilmu yang paling penting dipelajari adalah ilmu agama karena ilmu tidak akan berguna jika tidak dikembalikan kepada Allah SWT, muarakan semuanya untuk Allah SWT sehingga tidak adalagi fitnah dimuka bumi.
  4. Tetapkan target dan tujuan dalam hidup.
  5. Lakukan manajemen waktu, sukses dalan manajemen waktu berarti sukses manajemen diri.
  6. Berorganisasilah, karena tidak semua dikuliahkan.
  7. Spesialis berwawasan global dengan melihat pada nilai-nilai kebenaran.
  8. Melibatkan Allah SWT dalam segala aktifitas.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.